IGF menjadi tameng bagi Hitler untuk rencana egenetika-nya. sejak didirikan IGF terus berusaha menciptakan senjata2 kimia yang berguna bagi Jerman. tak hanya itu, IGF sekarang juga merambah dunia spionase dengan bekerjasama dengan CIA dan OSS. kok bisa? karena pada WW II, tepatnya 1941, Standard Oil U.S kepunyaan John D. Rockefeller bergabung dengan IGF. disinyalir mereka bergabung untuk membuat persenjataan kimia yang berarti juga kejahatan perang yang lebih suka Diez sebut sebagai konspirasi.
IGF memproduksi: synthetic dyes, nitrile rubber, polyurethane, prontosil, resochin, zyklon B, dan lainnya.
Synthetic Nitrate digunakan IGF untuk membuat dynamite/TNT dan gunpowder, zyklon B digunakan sebagai gas beracun, dan berbagai bahan kimia lainnya untuk senjata.
namun sekarang, setelah perang usai, IGF tetap memproduksi bahan kimi sebagai senjata untuk mencapai tujuan utama mereka, eugenetika yang tak lagi hanya terhadap warga jerman, tetapi meluas kepada MEREKA YANG BUKAN RAS ARIAN. (cari tau sendiri ras kamu apa. hehehe....). nah...dalam rangka mencapai tujuan utama ini, IGF memanfaatkan Bayer dalam memproduksi senjata kimia ampuh yang kita sebut penyakit. penyakit itu diantaranya AIDS, anthrax, dan flu burung. Dengan kemampuannya bayer menjadikan dirinya senjata utama dalam misi eugenetika ini. lebih lanjut tentang bayer nanti yaaa.....
balik ke IGF. IGF yang telah bekerja sama dengan USA berdalih memproduksi senjata kimia sebagai persiapan keamanan nasional yang telah diuji coba dengan mengorbankan masyarakat sipil seperti para gelandangan, penjahat (yang dipenjara), dan bahkan para prajurit seperti tentara yang dikatakan berperang bertahun-tahun kemudian kembali hanya nama, atau membawa penyakit, atau dikatakan MIA atau missing in action. padahal mereka telah jadi korban 'perang' percobaan saja.
kejam memang, namun begitulah kenyataan......
berbagai sumber