Tampilkan postingan dengan label filmluar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label filmluar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Juni 2011

Let Me In

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Mystery & Suspense
Chloe Moretz as Abby
Kodi Smit-McPhee as Owen

Owen yang selalu dijahili teman2nya hanya bisa marah pada pohon di malam hari dan menusuk pohon tersebut dengan pisaunya. Suatu malam, kehadiran seorang anak perempuan yang baru pindah mengganggu 'ritual malam' Owen. Owen bingung dengan tingkah laku anak perempuan tersebut yang bernama Abby yang tidak pernah memakai sepatu walau dimalam musim dingin. Abby yang menyatakan kalau dia tidak ingin berteman dengan Owen malah menyemangati Owen agar bisa lebih kuat dalam menghadapi teman yang selalu menjahilinya. Abby membuat kehidupan Owen yang dingin mulai terasa hangat. Sementara itu, berbagai kasus pembunuhan mulai terjadi di kota Owen. Benarkah Ayah Abby yang selalu keluar di malam hari adalah pelaku pembunuhan itu. Benarkah pembunuhan ini berkaitan dengan Abby yang selalu misterius dan hanya muncul di malam hari?

my comment:
Tau film Let Me In ini dari review di koran beberapa bulan lalu. Tapi karena temanya vampir2an jadi cuma baca sebelah mata aja deh. Begitu Tau Chloe Moretz main disini baru deh mulai ngaduk2 gugel. Dan ternyata film ini remake dari film Let The Right One In dan udah ada novelnya juga. Dari beberapa comment di forum tentang film ini, film ini sama asiknya dengan filmnya yang pertama dan keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing2. Diez belum liat yang pertama sih, tapi Let Me In memang terasa lebih hangat walau pun pengambilan gambarnya begitu suram (secara malam musim dingin gitu loh). Manisnya persahabatan Owen dan Abby tergambar jelas dalam ekspresi keduanya, sehingga gelapnya malam dan dinginnya salju tak terasa. jiaaahhh.....

500 Days of Summer

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Romance
Joseph Gordon Levitt as Tom
Zooey Deschanel as Summer
Chloe Moretz as Rachel

gimana jadinya kalo ada cewek cantik yang ga percaya sama cinta sejati dan ga pengen punya ikatan pacaran sementara ada cowok yang tergila-gila sama dia. 500 Days of Summer bercerita tentang kisah Tom yang menyukai rekan kerjanya, Summer selama 500 hari.

my comment:
Ini film yang suaaanggaaaattt bagus. mulai dari segi cerita, pengambilan gambar, akting para pemainnya, semua diatur sedemikian rupa dan sangat menarik. Bener2 film bagus. Ga nyangka si "stick in the mud" dalam inception (JGL) bisa jadi Tom yang keliatan kikuk tapi asik. hehehe.....
Tapi....Zooey disini kok mirip sama Katy Perry ya? xixixixi........

The Eye

Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Horror
Jessica Alba as Sydney Wells
Alessandro Nivola as Dr. Paul
Chloe Moretz as Alicia

Sydeny Wells buta karena mengalami kecelakaan saat masih kecil. Setelah dewasa, atas bujukan adiknya, Sydney menjalani operasi transplantasi mata. Ia pun dapat melihat kembali. Namun ia selalu melihat bayangan hitam aneh yang membawa pergi orang2. apa maksud dari penglihatannya itu? benarkah itu kenyataan atau sekedar ilusinya saja?

my comment:
emang ya kalo film horor holiwut yang diadaptasi dari jepang pasti jadinya ga horor lagi.
yang satu ini juga gitu. ga da serem2nya. apalagi happy end. beuugghhh.....
minimal ada kek yang mati satu. hhh.......

Senin, 09 Mei 2011

The Kids Are All Right

Rating:
Category:Movies
Genre: Drama
Julianne Moore as Jules
Annette Bening as Nic
Mark Ruffalo as Paul
Mia Wasikowska as Joni
Josh Hutcherson as Laser

Jules dan Nic adalah pasangan lesbian yang udah nikah selama 18 tahun. mereka memiliki anak perempuan, Joni (18 tahun) dan anak laki2, Laser (15 tahun) yang diperoleh dari donor sperma. awalnya mereka keluarga yang aman-aman saja. Sampai Laser meminta Joni untuk menemukan ayah biologis mereka. Ayah biologis mereka, Paul, yang hidup dengan gaya bebas hampir urakan tidak disukai oleh Nic. Masalah tambah rumit saat Jules malah bermain api dengan Paul.

my comment:
dari awal tau film ini udah tertarik untuk nonton, karena ada JOSH HUTCHERSON. hehehe.....
emang deh, ni anak, padahal ga ganteng, tapi kalo udah akting selalu bagus.
cerita film ini emang rada beda sih. walau temanya biasa, permasalahan dalam keluarga karena ada pihak ketiga. tapi karena keluarga ini dari awal udah beda, masalah biasa pun terasa beda.
kirain bakal complicated banget, tapi ternyata film ini cukup ringan buat di konsumsi. walau mungkin rada kontroversi karena mengangkat cerita pasangan lesbi.
tapi diez pernah nonton di oprah tentang pasangan gay yang punya 6 anak angkat dan mereka mengasuhnya dengan baik. jadi tema di film ini ga sampe bikin kaget.

ceritanya ringan, akting dan ekspresinya dapet banget, view pengambilan gambarnya juga sederhana tapi menarik mata. so far, film ini baguslah.....

ada 2 hal yang diez suka sama film ini, pertama, ekspresi Laser waktu sadar kalo tujuan dia di interogasi ibu dia karena kedua ibunya mengira dia gay. "Do you think i was gay?" hahahaha........ kiyuuuuutnyaaaa.....
yang kedua waktu makan malam terakhir sama Joni sebelum dia kuliah keluar kota. Jules bilang dia masih ga nyangka kalo Joni udah dewasa dan harus kuliah. dan Laser dengan rada sengak sarkatisnya bilang, "Are you serious about to cry?" dan Jules langsung bilang, "I wish you were gay, you'd be more sensitive." hahahaha.......
kyaaaaa.......
JOSH HUTCHERSON.......
ihhh.... udah gede dia disini. jadi ga sabar nunggu film journey 2, dia bakalan main sama The Rock (huaa....my fave actor too).....

Selasa, 03 Mei 2011

Shutter

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Horror
Ananda Everingham as Tun
Natthaweeranuch Thongmee as Jane
Achita Sikamana as Natre

Tun, seorang fotografer, dan Jane adalah sepasang kekasih yang dalam perjalanan pulang setelah menghadiri pernikahan teman Tun. Tak sengaja Jane menabrak seorang wanita. Tun yang ketakutan menyuruh Jane untuk terus menyetir tanpa memperdulikan si korban. beberapa waktu berlalu, Tun menemukan bayangan2 aneh disetiap foto yang diambilnya. Jane sendiri kerap merasa bersalah. Sampai Jane perlahan menemukan titik terang bahwa mungkin 'bayangan' lain dalam foto tersebut ingin menyampaikan sesuatu. Jane pun menemukan kenyataan bahwa yang ia tabrak adalah Natre, teman kampus Tun dulu. Dan perlahan-lahan, Jane mengikuti bayangan Natre dalam setiap foto yang ada sampai ia akhirnya berhasil menguak misteri Natre.

my comment:
awalnya pengen ngelanjut nonton colic (thai horor movie juga), tapi karena dapat rekomen bahwa film horor ini bagus, diez coba tonton deh...
bagus sih filmnya....
tapi entah kenapa setiap tebakan diez bener terus di film ini. mulai dari tabrakan, hantu natre, masa lalu tun, sampe endingnya semua bener. jadinya nontonnya ga asik. masa tebakannya bener mulu.
bahkan adegan horornya juga kerasa biasa. hantu yang muncul dalam foto, ngintip dari kaca mobil, merayap ditempat tidur (ju on banget), sampe berdiri diatas asbes. terasa biasa.....

Tapi emang sih film ini bagus, walau horor tapi masih bisa disambungin sama logika dan realita. Trus dendam si hantu juga ga terasa ambisius banget. dia cuma mau bersama orang yang dia cintai (hallllaaaaaahhhhh). hehehe.....
so far so good deh.....

btw, emang yaa, kalo soal film horor, thailand n jepang emang patut diacungi jempol.


oh ya, kalo yang udah pernah nonton film ini, ngerasa ga kalo si pemeran Natre itu mirip cowok yang dikasih wig panjang?
*jadi keinget kasus transgender yang emang tinggi di thailand*

Minggu, 24 April 2011

Life as We Know it

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Katherine Heigl as Holly Berenson
Josh Duhamel as Eric Messer
Josh Lucas as Dr. Sam
Hayes MacArthur as Peter Novak
Christina Hendricks as Alison Novak

Holly dan Eric adalah sahabat akrab dari Peter dan Alison. Peter dan Alison ingin menjodohkan kedua orang yang mereka sayangi itu. Namun rencana itu gagal. Holly merupakan wanita perfeksionis, berpikir ke depan dan dewasa, sedangkan Eric merupakan pria yang slebor, suka bersenang-senang, cuek dan suka melakukan tindakan yang konyol. Walau Holly dan Eric gemar adu mulut mereka selalu bisa mengerti posisi mereka sebagai sahabat Peter dan Alison. Apalagi sejak Peter dan Alison menikah dan mempunyai anak, Sophie.
Suatu malam Peter dan Alison mengalami kecelakaan dan meninggal. Holly dan Eric sedih. Namun tak disangka ternyata mereka berdua ditunjuk secara legal sesuai wasiat Peter dan Alison untuk menjaga dan membesarkan Sophie.
Lalu bisakah Eric meninggalkan kehidupannya yang penuh dengan permainan untuk bisa serius menjaga Sophie? Dan bisakah Holly mendapatkan pria yang disukainya, Dr. Sam, sementara dia harus tinggal satu rumah bersama Eric dan Sophie? Dan yang paling penting, bisakah mereka berdua menjaga dan membesarkan Sophie dengan akur?

my comment:
filmnya emang cukup panjang, 2 jam. Tapi karena panjang, ceritanya bisa lebih detail dan dalam tanpa membosankan. diawal cerita benar2 digambarkan bagaimana Holly dan Eric begitu akrab dengan Peter dan Alison. Walau selalu adu mulut tapi mereka tetap menghormati sahabat mereka. Film ini juga banyak adegan lucunya, terutama saat Holly dan Eric harus belajar jadi orangtua untuk Sophie. Misalnya saat menyuruh Sophie makan, membawanya jalan2, bahkan Eric meninabobokan Sophie dengan lagu Radiohead. hehehe.....
belum lagi tetangga2 mereka yang aneh2, misalnya 2 pasang suami istri yang 'care' banget sama mereka, sampai sepasang gay (hah?) yang tau banyak soal mengurus anak.
Tapi konflik2nya juga dikemas rapi jadi ga ngebosenin. dan seperti tipikal drama lainnya, film ini juga mengharu biru walau tidak sampai harus mendayu-dayu (apaan sih??).


akting pemainnya juga bagus2. Ga nyangka Katherine Heigl yang dulu pertama diez liat waktu jadi anak SMU di serial Roswell High udah dewasa sekarang. hahahahaha.......

Minggu, 30 Januari 2011

The Karate Kid

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
Jaden Smith as Dre Parker aka Xiao Dre
Jackie Chan as Mr. Han
Taraji P. Henson as Sherry Parker

Sherry Parker yang ditinggal mati suaminya mendapat kesempatan kerja yang lebih baik di China. bersama anaknya, Dre, yang berumur 12, mereka pindah. Di China, Dre mendapatkan masalah dengan bahasa. Untungnya ada Harry, teman barunya dan Mei Ying yang mengerti bahasa inggris. Masalah berikutnya datang karena Cheng, teman main Mei Ying tidak menyukai kehadiran Dre. Cheng dan teman2nya yang jago kung fu mengganggu Dre tiap hari. Suatu hari, rencana pembalasan Dre gagal. Ia dihajar Cheng dkk. Namun Dre dibantu Mr. Han, tukang servis yang bahasa inggrisnya bagus dan jago kung fu. Dre meminta Han untuk menolongnya agar ia tidak diganggu Cheng dkk lagi. Namun yang terjadi adalah Dre tidak akan diganggu sampai ia mengikuti turnamen kung fu untuk menghadapi Cheng dkk. Walhasil, mau tak mau Han harus mengajari Dre kung fu.

my comment:
Film yang bagus dan lucu. Jaden mirip banget sama ayahnya. hehehehe....
Interaksi dan ekspresi Dre dengan tokoh lain bener2 lucu. Apalagi waktu baru latihan Han cuma nyuruh Dre ngegantung jaketnya, diambil lagi, dibuang, gantungin lagi, dan gitu seterusnya. Awalnya Dre kira itu karena Han pernah mergokin kebiasaan buruk Dre yang ga pernah ngegantungin jaketnya sampe ibunya marah2. Tapi ternyata itu emang cara Han buat ngajarin kung fu yang 'benar' sama Dre. Sampe akhirnya Dre bisa ikut turnamen.
Diez sempat ngerasa aneh juga, si Cheng dkk ini kok hobi banget 'menghajar' orang. Ternyata emang salah didikan. Guru kung fu mereka 'sesat' ajarannya. Teman Cheng yang emang punya hati baik cuma bisa sedih karena disuruh gurunya matahin kaki Dre di turnamen. Padahal dia yakin bisa ngalahin Dre dengan cara yang fair. Cheng juga gitu. Namun karena kegigihan Dre, Cheng dkk jadi sadar kalo 'membabat habis' itu bukan kung fu yang sebernya....
Filmnya bagus, akting para anak2 juga bagus dan dalam. Walau ga sekeras Power Kids, tapi akting Cheng dkk bagus banget. Kayak mereka emang udah dicuci otaknya untuk ngehajar tanpa ampun. Matanya itu loh.....

Diez cuma ngerasa aneh sama judul filmnya. Kok karate kid? seharusnya kan kung fu kid. Soalnya yang diajarin kung fu. Apa karena Ibunya Dre selalu salah ngira kalo Kung Fu itu Karate ya? hmm.....
aneh......

Inception

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
Leonardo DiCaprio as Cobb
Joseph Gordon-Levitt as Arthur
Ellen Page as Ariadne
Ken Watanabe as Saito
Cillian Murphy as Robert Fisher

Cobb dan Arthur adalah partner in crime yang tugasnya mencuri informasi2 penting melalui mimpi. Dengan menggunakan jasa seorang arsitek untuk mendesign mimpi keduanya bisa memasuki mimpi orang lain dengan mudah walau terkadang belum tentu berhasil.
Suatu hari, Saito, seorang pengusaha meminta Cobb untuk melakukan 'inception' kepada Robert Fisher, ahli waris dari keluarga Fisher. Tugas ini cukup sulit. tapi imbalannya Cobb bisa bertemu lagi dengan kedua anaknya. Dengan bantuan Ariadne, arsitek mimpi mereka yang baru, mereka berusaha membuat mimpi 3 level (mimpi di dalam mimpi dan mimpi lagi). Cobb juga meminta bantuan Eames (Tom Hardy) untuk membantu kelancaran tugas mereka dan Yusuf (Dileep Rao) untuk membuat ramuan obat tidur yang bisa membuat mereka tertidur cukup lama. Sematang apapun perencanaan mereka, banyak hal yang membuat tugas mereka menjadi idak mudah. Apalagi Cobb sering tak sengaja 'membawa' mimpi masa lalunya bersama istri dan anak-anaknya.

my comment:
Film yang cukup bagus. Walau udah tau dari reviewnya sempat lupa juga kalo mereka nyatanya tidur dipesawat, bukan di mobil. Abisnya mimpinya berlapis banget.
Sayangnya mata Diez dirusak saat mereka mimpi didaerah pegunungan. Udahlah pegunungannya bersalju, pake baju putih pula mereka semua (Cobb cs dan antek2 Fisher). Mending Cobb cs pake baju item2. kan keren tuh, hehehe.....
Film ini juga diganggu sama endingnya yang ga jelas. Jadi dikasih 3.5 bintang aja. Tapi karena Eames dan Arthur udah jadi partner yang lucu n kiyut, Diez tambahin setengah lagi deh biar jadi 4 bintang. hehehehe......
Asli loh, bagi Diez mereka berdua bintang di film ini. muka mereka itu shiny gimana gitu. Mana DiCaprio jadi kayak tua gitu, kalahlah ia dibanding dua partnernya. hehehehehehe...................

Sabtu, 29 Januari 2011

Power Kids - 5 Huajai Hero/5 Power Kids

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
Nantawooti Boonrapsap as Wut
Sasisa Jindamanee as Kat
Nawarat Techarathanaprasert as Jib
Paytaai Wongkamlao as Pong
Pimchanok Leuwisetpaiboon as Tealaw Girl
Johnny Nguyen as Tealaw Capt

Wut, Kat, dan Pong tinggal ditempat ayah Wut, Kru Lek yang mengajar Muay Thai/Thai Boxing. Wut mempunyai adik bernama Woon yang bermasalah dengan jantungnya. Suatu hari saat perlombaan mobil remote control dengan Jib, sekelompok pemuda mengganggu Woon. Ia berlari sampai colapse. Woon harus dioperasi, namun jantung transplantasinya masih berada dirumah sakit Siam.
RS Siam tidak dapat mengantar jantung tsb karena serangan teroris dari kelompok Tealaw. Merasa bersalah karena tidak bisa menolong adiknya, Wut memutuskan untuk masuk ke RS Siam dan mengambil jantung tsb. Wut, Kat, Pong dan Jib harus berpacu dengan waktu. Karena jantung tsb hanya mampu bertahan 4 jam saja. Perkelahian dengan para teroris pun tidak terelakkan.

my comment:
waktu pertama liat di tv dan walaupun ga dari awal, diez langsung suka film ini. Sampe bela2in ngunduh karena di lapak2 ga da.
Dari segi cerita, film ini bagus banget, komplit. ada hubungan ayah-anak, persahabatan, dan persaudaraan. Salut buat anak-anak disini yang katanya syutingnya ga pake stuntman. Soalnya Wut memang bisa Muay Thai. Bahkan Sasisa yang jadi Kat adalah atlet Muay Thai di Thailand. Pantes aja kalo adegan berantemnya kayak nyata.
Diez juga penasaran sama yang jadi kapten teroris Tealaw. Kok kayaknya Diez kenal gitu sama punggungnya. Ternyata dia Johnny Nguyen yang sering jadi stunt (akhirnya namamu masuk di cast mas, ga di stunt. hehehehe...). Si Johnny ini pernah jadi stunt di Spiderman sama X-men.
Sementara si cewek teroris (ga disebutin namanya di film) emang udah cukup terkenal di Thailand.
Ong Bak dan Power Kids ini sama sutradaranya. makanya kalo soal action udah pasti dapat 5 bintanglah....
Walau Diez suka (banget) sama film ini sampe nonton berkali-kali, Diez kasih 4.5 bintang aja. Soalnya film ini terlalu 'keras' buat ditonton anak-anak. Kalo di Thailand, China atau Jepang gapapalah. Soalnya Muay Thai, Kung Fu atau Karate itu udah dianggap sebagai olahraga dan mereka tau tata cara permainannya. Tapi kalo di Indonesia, bisa2 anak2 kecil pada nendangin muka temennya buat 'latihan'. hehehehe........

Kamis, 13 Januari 2011

Winged Creatures aka Fragments

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Kate Beckinsale as Carla Davenport
Forest Whitaker as Charlie Archenault
Guy Pearce as Dr. Bruce Laraby
Dakota Fanning as Anne Hagen
Josh Hutcherson as Jimmy Jaspersen

Melda Restaurant menjadi TKP atas penembakan yang dilakukan seorang pria terhadap beberapa pengunjung restoran. Kejadian yang tiba-tiba dan sangat mengejutkan itu membekas dalam diri para saksi yang berada ditempat kejadian dan berhasil selamat. mereka adalah: Anne, yang harus kehilangan ayahnya karena menjadi korban penembakan. Jimmy, sahabat Anne yang semenjak kejadian tersebut tidak mau berbicara. Charlie, penderita kanker yang berhasil selamat walau mendapat goresan akibat tembakan dileher. Carla, pramusaji yang merasa bersalah karena handphonenya lowbatt sehingga tidak bisa menelepon untuk meminta bantuan. dan Dr. Laraby yang pergi beberapa menit sebelum kejadian dan merasa bersalah karena saat akan keluar ia yang membukakan pintu untuk sang penembak. mereka mengalami trauma yang berbeda, dan masing-masing dari mereka menggunakan cara yang berbeda untuk mengatasinya.


my comment:
dari awal tau kalo Josh Hutcherson bakalan main sama Dakota Fanning, Diez udah semangat 45 nyari ke tempat langganan. 3 kali bolak-balik kesana nanya Winged Creature selalu ga da. eh.....ternyata judulnya Fragments. hahaha.....
sama kayak dulu nyari Speedy Scandal taunya di Indonesia judulnya dibuat Overspeed Scandal...(- -")

oke, back to the movie, aslinya film ini udah menarik dari awal. secara ada acara dar-der-dor. tapi makin ke tengah makin membingungkan. apalagi para tokoh disini punya masalah psikologis n trauma yang berbeda. misalnya Dr.Laraby yang nyesel banget udah ngebukain pintu buat si penembak. atau Charlie yang semangat n ngerasa punya 'luck' sehingga ia malah pergi ke kasino n menang terus (beneran dapat luck dia) padahal polisi nyari dia karena sidik jarinya ada didalam senjata. nah lho....kok bisa....
mau minta keterangan dari Jimmy ga bisa. dia jadi pendiem banget. sementara Anne menjadi 'terlalu normal'. Anne melepas dengan ikhlas kepergian ayahnya, bahkan mengatakan (lebih kayak ceramah) kalo itu adalah rencanya-Nya, ayahnya pergi dengan berani, bla bla bla bla bla bla n ujungnya Anne meminta semua orang (siapa saja yang ngajak dia ngomong) untuk duduk sebentar dan mendoakan ayahnya sambil memejamkan mata.

para saksi mengatasi trauma mereka dengan cara masing2. sampai mereka mengalami peristiwa yang membuat mereka sadar bahwa mereka harus melupakan kejadian itu dan hidup menatap masa depan. ternyata emang kejadian penembakan itu belum semuanya dipaparkan. hal ini sempat negbuat Diez bingung n bosen di tengah di film. tapi kemudian satu per satu peristiwa dijelaskan dan memberitau kejadian yang sebenernya.

film ini dari segi cerita n akting bagus. walau durasinya ga selama aftershock, tapi kalo yang bukan penggemar film genre psikologis yang rada gelap atau aneh kayaknya mending ga usah nonton ni film deh....

oh ya, walau film ini terkonsentrasi sama Dakota Fanning n Josh Hutcherson, film ni juga lumayan banyak adegan dewasanya......(- -")a

Just Wright

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Queen Latifah as Leslie Wright
Common as Scott McKnight
Paula Patton as Morgan
Phylicia Rashad as Ella McKnight (ibu Scott)

Leslie Wright adalah seorang terapis fisik yang sempurna. Ia manis, baik, dan pintar. namun entah mengapa ia sulit mendapatkan pacar. dirumahnya, Leslie sangat dekat dengan ayahnya. Leslie juga mempunyai sahabat yang sudah dianggapnya sebagai adik sendiri, Morgan. Morgan tinggal dirumah Leslie. Morgan sangat menginginkan untuk bisa hidup enak dengan cara berpacaran dengan orang kaya. dan disini ia fokus untuk bisa masuk dalam WaG's atlit NBA.
suatu kali, setelah menonton pertandingan NBA, Leslie bertemu dengan Scott McKnight, salah satu MVP yang cukup terkenal. terkesan dengan Leslie yang ramah, Scott mengundangnya datang ke pesta ulang tahunnya. Dari pesta itu Scott mengenal Morgan dan tertarik padanya. dalam waktu singkat mereka berpacaran dan tak lama kemudian bertunangan. Walau ibu Scott merasa hubungan mereka terlalu cepat, tapi Scott meyakinkan bahwa Morgan adalah yang tepat untuknya.
Dalam satu pertandingan Scott cedera cukup parah. Morgan meminta Leslie untuk menjadi terapis Scott. Namun apa daya, Scott yang masih belum sembuh terancam tidak diikutkan dalam season berikutnya. dan tak disangka, Morgan malah meninggalkan Scott.
tinggallah Leslie dan ibu Scott yang harus membantu Scott sembuh dan membangkitkan semangatnya. Saat Scott sembuh dan dapat bermain lagi, Leslie dan Scott menyadari bahwa mereka saling tertarik. Dan siapa sangka, Morgan datang kembali ke kehidupan Scott.


my comment:
Film basket lagi nih, tapi film ini memang lebih bagus dari The Winning Season. Cerita yang menarik, view yang indah, bahkan scene pertandingan basket digarap dengan baik. waktu liat, diez yakin film ini bakalan ga mengecewakan. secara ada Queen Latifah gituu...
dan ternyata emang bener, film ini benar-benar tidak mengecewakan. aktingnya bagus2 n keliatan natural. walau disini Leslie ramah dan banyak tau soal basket tapi diez masih lebih suka waktu Queen Latifah jadi Belle yang cerewet dan banyak omong (palagi tentang otomotif) di Taxi. mungkin karena Diez juga ngeliat dia sebagai rapper kali yaaa.....
hehehehe......

bagi yang suka film dengan genre drama yang ringan dan menghibur, film ini bisa jadi pertimbangan buat ditonton......


Rabu, 05 Januari 2011

The Winning Season

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Sports
Sam Rockwell as Bill
Emma Roberts as Abby
Margo Martindale as Donna
Rob Corddry as Terry
Shana Dowdeswell as Molly

Bill adalah seorang mantan bintang basket SMA (kalo di Indonesia, bintang di DBL tuh). namun secara tiba2 Bill malah menghilang dari lapangan. beberapa tahun kemudian, Terry menemukan Bill yang bekerja sebagai tukang cuci disalah satu restoran. Terry yang sekarang menjadi kepala sekolah meminta Bill menjadi pelatih basket putri untuk sekolahnya. Bill setuju. namun masalah terus muncul. adanya konflik antar pemain dalam tim, ketidakmampuan Bill untuk akrab dengan pebasket putri, serta masalah kehidupannya dengan mantan istri dan anaknya. Bill bahkan menggaji Donna, seorang supir bus, untuk membantu menjembatani hubungannya dengan para pemain. awalnya Bill menganggap remeh tim basket putri yang ia latih. namun akhirnya Bill menyadari bahwa ia juga belajar banyak hal dari tim ini.


my comment:
pas liat di covernya ada bola warna oranye, tanpa ba bi bu diez langsung beli. rada kecewa juga karena porsi pertandingannya ga sebanyak yang diez harapkan. untungnya film ini digarap dengan serius. jadi ga da keanehan yang biasanya diez temuin dalam cerita basket. hehehe.....
film ini drama banget, nuansa sportnya kurang. tapi dari segi cerita bagus. walau pas dipertengahan cerita terasa plotnya dipercepat. trus biasanya film kalo menguak masa lalu dari flashback, tapi di film ini malah dari dialog2 yang serius sampe yang becanda. jadi kadang ga 'ngeh' juga. setelah beberapa detik baru sadar n ngucap oohhh.....
banyak kejutan di film ini. jadi cukup menghiburla.....

Selasa, 02 November 2010

My Sister Keeper

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Kids & Family
Abigail Breslin as Anna Fitzgerald
Sofia Vassilieva as Kate Fitzgerald
Cameron Diaz as Sara Fitzgerald
Jason Patric as Brian Fitzgerald
Evan Ellingson as Jesse Fitzgerald
Alec Baldwin as Campbell Alexander

perlukah direview lagi?
i think everybody knew what is this movie tell about.based from the novel with the same tittle.
This movie tell about Anna, the design-born babyto help her older sister, Kate, to survive from her cancer. little Anna give her every part on her body to save her. blood, cells, bone marrow, everything.
now Kate need Anna's kidney to save her life. but Anna want to stop to help Kate. Anna decided to sue her parents by a 91% success lawyer, Campbell Alexander.

my comment:
yeaahhh.....
as everybody know too, this is a sad movie....
semua yang pernah nonton atau baca bukunya bakal bilang ini cerita sedih, bikin mewek, air mataku tumpah, dst, dst.
and again, keanehan pada diez terjadi lagi disini. diez ga merasa sedih saat akan/sedang/selesai nonton film ini.
oke, terharu ya, tapi tidak sampai menangis atau bercucuran air mata. cuma sempat berkaca-kaca pas........jesse nangis.
yup, dialah pengalih perhatian diez di film ini. hehehehe.....
ga tau kenapa, cuma dies ga ngerasa film ini cukup sedih untuk ditangisi. padahal diez juga belum pernah baca bukunya, jadi ga mungkin udah kebal sama cerita sedihnya keluarga Fitzgerald ini.
atau......apa karena terlalu banyak merhatiin jesse-kah?
hehehehe.....

duh...
diez, setia dong sama keanu reeves. hihihihihihi......

tapi selain film ini emang bagus, semua yang serba jesse disini bagus.hihihihihi..........

Sabtu, 20 Februari 2010

Alvin and the Chipmunks 2: The Squeakquel

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Cerita Alvin, Simon dan Theodore kali ini diawali dengan konser Alvin dss (dan saudara-saudaranya. Hehehe…..) yang heboh dan menyebabkan terjadi kecelakaan yang menimpa Dave (pengasuh yang udah kayak Ayah bagi mereka). Dave yang harus menjalani perawatan dirumah sakit memutuskan untuk meminta bibinya mengasuh Alvin dss. Dave menyuruh Simon untuk mengawasi dan menjaga Alvin dan Theodore karena mereka akan masuk sekolah. Namaun apa daya, bibi Dave mengalami kecelakaan sehingga Alvin, Simon dan Theodore harus diasuh oleh sepupu Dave, Toby yang punya hobi main game. Di rumah terjadi kekacauan karena para chipmunk bertingkah sesuka mereka. Dave tidak ada dan Toby juga tidak memperdulikan mereka selama mereka tidak mengganggunya bermain game. Di sekolah, Alvin dss dikelilingi murid perempuan. Hal ini menyebabkan sekelompok atlit sekolah menjadi cemburu dan mulai mengganggu para chipmunk. Sementara itu, sekolah meminta Alvin dss untuk membantu sekolah memenangkan $25.000 dalam acara talenta musisi sekolah. Saat mereka sedang latihan, tiba-tiba muncul membawa chipmunk betina yang juga dapat menyanyi. Mereka adalah Brittany, Eleanor dan Jeanette yang menamakan diri mereka “chipettes”. Akankah Alvin dss berteman dengan Chipettes, atau chipettes akan menjadi saingan Alvin dss?

Seperti sebelum-sebelumnya, cerita tupai yang bisa menyanyi ini selalu bisa menghibur. Di film kedua ini, Alvin dss tidak hanya bisa melompat kesana kemari dan menghibur lewat dialog mereka, tetapi Alvin dss juga bisa menunjukkan beragam ekspresi mereka. ada rasa sedih ketika melihat ekspresi Theodore yang ketakutan karena mimpi buruknya. serta gaya dan ekspresi para chipettes yang bener2 buat terkekeh-kekeh. film ini emang sarat akan hiburan. so,yang butuh penyegaran bisa nonton film ini.

Rabu, 23 September 2009

Blood: The Last Vampire

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
Jeon Ji Hyun aka Gianna Jun as Saya
Allison Miller as Alice McKee
Koyuki as Onigen

Saya, seorang gadis berumur 16 tahun ternyata telah berumur 400-an tahun dan terlahir sebagai setengah vampir (ayah manusia, ibu vampir). Saya disewa oleh pemerintah Amerika untuk membasmi vampir lainnya. Saya sendiri punya ambisi untuk membunuh Onigen, sang ratu vampir. Saat sedang menyamar disebuah sekolah Amerika si Jepang, Saya bertemu dengan Alice. Keduanya pun berusaha untuk bisa mengakhiri petualangan mereka dengan membunuh Onigen yang kuat.

Bingung nih masukin film ini ke genre apa. gabungan antara thriller, action, mystery, adventure.
Dari prolog film, dies udah diajak nahan napas (ga tau deh kalo yang lain nonton gimana. heee...) abis itu dengan alur cerita yang cepat secepat sabetan pedang Saya, lalu darah dimana-mana. abis itu abis deh. hehehe....
ga kerasa filmnya udah abis. cepat banget sih alurnya. heee.....

Journey to the Centre of the Earth

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
Brendan Fraser as Trevor
Josh Hutcherson as Sean
Anita Briem as Hannah

Trevor, seorang ilmuwan yang hampir bangkrut diminta untuk menjaga keponakannya, Sean, selama beberapa hari. Sean datang bersama satu kardus barang-barang peninggalan ayahnya, Max, kakak Trevor yang juga seorang ilmuwan. Dalam kardus itu Trevor menemukan novel kesukaan Max, Journey to the Centre of the Earth. Trevor menemukan buku itu berisi tentang catatan Max dan tercatat tanggal dimana Max dinyatakan hilang. Petunjuk mengarah ke Iceland dimana Trevor memutuskan untuk mencari jejak kakaknya yang hilang. Sean pun ikut pergi bersamanya. Dengan bantuan Hannah, seorang pendaki mereka mencari cara untuk bisa masuk ke dalam perut bumi.


Film ini, film ketiga Josh Hutcherson yang dies tonton dan ternyata seru banget. Aktingnya makin bagus. Dengan adanya Brendan Fraser, film ini jadi seru. Tapi karena ada Josh film ini jadi lucu. Hehehe….
Dimana awalnya dia sebel banget sama pamannya, takut banget ga bisa keluar dari perut bumi sampai akhirnya dia menikmati petualangannya itu.
Walau ada beberapa kejanggalan yang terjadi, misalnya mereka lari-lari ga bawa ransel. Eh…pas mau mendaki ranselnya muncul lagi. Hihihi……
Tonton deh, pasti ga nyesel…….^____^

Rabu, 12 Agustus 2009

The Boy in the Striped Pyjamas

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Asa Butterfield as Bruno
Jack Scanlon as Shmuel
Vera Farmiga as Mother
David Thewlis as Father
Amber Baettie as Gretel

Ayah Bruno adalah seorang berpangkat di militer. Saat ayahnya dipindahtugaskan, Bruno, Ibunya dan Gretel, kakak Bruno ikut pindah menemani ayahnya. Dirumah barunya, Bruno tidak diizinkan keluar rumah. Bahkan dia dan kakaknya home schooling dirumah baru mereka yang besar dan luas. Alas an orangtuanya tidak mengizinkan mereka bermain diluar adlah adanya kamp Yahudi didekat rumah mereka. Bruno yang masih kecil sangat kesepian dan berusaha mencari jalan setapak untuk bisa melihat keadaan diluar. Saat berhasil kabur Bruno bertemu dengan Shmuel, anak yang sebaya dengannya. Walau akhirnya Bruno tahu kalau Shmuel adalah seorang Yahudi, Bruno tetap menemui Shmuel sambil membawakannya makanan. Puncaknya, saat Ibu Bruno tahu kalau orang-orang di kamp itu dibakar hidup-hidup, Ibunya ingin membawa Bruno dan Gretel untuk pindah ketempat nenek mereka sampai ayah mereka selesai bertugas disana. Sementara Ibunya menyiapkan kepindahan mereka, Bruno malah memutuskan untuk masuk ke dalam kamp bersama Shmuel untuk mencari ayah Shmuel. Lalu berhasilkah kedua anak kecil itu mencari ayah Shmuel? Apa reaksi orangtua Bruno saat tahu anak laki-lakinya kabur?

Comment dies: filmnya lumayan bagus.

Senin, 06 Juli 2009

Curious Case Benjamin Button

Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Classics
Brad Pitt as Benjamin Button
Cate Blanchett as Daisy

film ini bercerita tentang seseorang bernama benjamin yang siklus kehidupannya terbalik dari biasanya. jadi, pas bayi dia kayak kakek-kakek dan semakin bertambah usianya semakin muda ia jadinya. karena terlahir buruk rupa dia dibuang oleh ayahnya dan diasuh disuatu penginapan khusus orang tua (kayak panti jompo). ditempat ini, benjamin muda yang tua (hehe..) bertemu dengan Daisy yang sangat disukainya. beranjak remaja keduanya berpisah dan bertemu lagi. tapi situasinya semakin berbeda karena semakin dewasa, Daisy semakin tua (ya iya donk) dan Benjamin malah semakin muda.

kata orang film ini bagus. emang sieh dari segi cerita bagus. tapi alurnya itu looohh....
luaaammmaaaaa banget....
jujur aja, sampe sekarang film ini belum selesai dies tonton...
cuma sampe pertengahan cerita dimana Benjamin dan Daisy dewasa bertemu lagi. bosen sieh...

Minggu, 05 Juli 2009

BRIDE WARS

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
film lama...film lama....
tapi baru dies tonton...
dan ternyata kemarin dies cuma nonton setengah (ya ampyuuunnn) dan baru dilanjutkan lagi pas liburan ini...
hehe...

cast:
Kate Hudson as Liv
Anna Hathaway as Emma

film ini bercerita tentang Liv dan Emma yang udah sahabatan dari kecil dan mereka berdua sangat terobsesi untuk melangsungkan pernikahan yang mewah di Plaza. keinginan mereka hampir tercapai saat pacar mereka melamar mereka. mereka pun segera ngebooking Plaza untuk wedding ceremony mereka. namun rupanya terjadi kesalahan sehingga mereka terpaksa harus menikah di hari yang sama. dari sinilah persahabatan mereka tergantikan dengan acara saling menjatuhkan dan merusak persiapan wedding satu sama lain.

hihihi....
lucu ngeliat film ini, tapi miris juga sih..kok bisa yaa..yang dulu sahabatan baik bisa saling menjatuhkan gitu...

Kamis, 02 Juli 2009

I am Legend

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
film lama nieh....
baru diposting sekarang...hehehe....
soalnya waktu ga ngenet kerjaan dies ya cuma nonton....
hihii....

bercerita tentang Robert Neville (Will Smith) yang harus hidup sendiri di New York karena manusia udah punah dan bermutasi menjadi makhluk menyeramkan karena virus yang melanda dunia di tahun 2006. hidup sendiri dengan anjing setianya, Samantha. Robert berjuang untuk bisa hidup sendiri tanpa ada teman bicara. akhirnya dia ngebuat patung manekin dijalan dan pertokoan dan ngomong sama mereka.hehehe....
tapi walau gitu, robert terus berusaha nemuin obat buat virus yang mengubah manusia itu. suatu hari samantha mati saat mereka bertarung dengan anjing yang udah kena virus itu. Robert pun semakin terpukul dan mencoba bunuh diri dengan cara ngehadapin si monster mutan yang banyak itu. tapi dia diselamatkan sama Anna dan Ethan yang selamat dari virus itu dan mencoba mencari koloni manusia yang selamat. namun Robert yang udah putus asa ga mau lagi untuk mencoba. hingga akhirnya rumahnya diserbu sama para mutan dan mereka harus berusaha untuk bisa survive.

filmnya bagus...
agak merinding juga ngeliat kota new york jadi mati gitu. aspalnya jadi ditumbuhin rerumputan...hehehe....tapi lucu juga waktu robert datang ke rental dvd, nyewa dvd dan ngobrol sama patung manekin itu....
trus pas ngeliat dia santai aja ngerental dvd jadi pengen deh...bisa ngeliat suka2 trus ga pake bayar2 pula....hihi.....
dan mengharukan juga di 5 terakhir saat Robert ngasih antivirus yang udah jadi itu sama Anna dan Anna nanya, "What are you doing?"
dan Robert jawab, "I'm listening"
huaaa......mengharukan....
hikss...