Tampilkan postingan dengan label harmony. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harmony. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Oktober 2010

Harmony

Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Kim Yoon Jin as Hong Jeong Hye
Na Moon Hee as Kim Moon Ok
Kang Ye Won as Kang Yu Mi
Lee Da Hee as Gong Na Young
Jang Young Nam as Chief Bang Kwang Jang
Jeong Su Yeong as Ji Hwa Ja
Park Joon Myeon as Kang Yeon Sil

Tertarik beli muvi ini karena ditrailernya dies liat ada kisah ibu dan anak, paduan suara (jadi inget pas SMA n waktu kuliah), persahabatan yang dilatarbelakangi di penjara.

Sinopsisnya bisa diliat disini.

Komen dies, ni film bagus. Bikin nangis abis2an layaknya cerita drama korea lainnya. Lucu juga ngeliat Min Woo kecil yang bisa nangis begitu ibunya nyanyi dan diam begitu ibunya brenti nyanyi. Hehehe....

Film ini nunjukin bahwa mereka yang dipenjara sebenernya manusia juga. Dan betapa berat bagi mereka (apalagi ni perempuan) untuk masuk penjara. Udah jauh dari keluarga, dibenci keluarga, trus dianggap remeh sama masyarakat, dianggap sampah masyarakat, dan dianggap ga bisa jadi orang bener lagi.

Tapi walau masih suka cari gara2 mereka tetep bisa nyari cara buat hidup fun dipenjara. Makan semangka rame2 misalnya. Trus latihan vokal membuat mereka akrab dan membentuk ikatan kekeluargaan tersendiri bagi mereka.

Adegan yang merusak film ini adalah saat mereka tampil. Dies ngerasa bentuk mulut dan body language mereka ga sesuai dari suara yang dies denger. Di dubing kali yaa...hehehe....

Adegan yang buat sedih adalah saat Jeong Hye harus ninggalin anaknya di penitipan anak. Juga saat mereka mau tampil tapi malah dituduh nyuri dan diinterogasi dengan paksa. Yang terakhir tentu saja saat Moon Ok harus di eksekusi. Apalagi Jeong Hye yang memang akrab dengan Moon Ok memanggilnya dengan sebutan Ibu. How sweet...

Yaahhh...
Ini dia salah satu film korea yang cerita lain. Unik. Bagus. Dan sukses membuat berlembar-lembar tisu terpakai...

Sinopsis Harmony (part 1)

Cerita dibuka saat seorang ibu dengan seragam narapidana sedang melahirkan. Dokter, perawat dan beberapa petugas menyemangati Jeong Hye, yang akan melahirkan itu. Tak lama, seorang bayi laki2 lahir dan diberi nama Min Woo.

Satu tahun berlalu, di sebuah penjara
wanita, narapidana Hwa Ja dan Yeon Sil memanggil narapidana lain dan meminta hadiah untuk Min woo (secara paksa ala preman) yang berumur satu tahun hari ini. Disel kamarnya, Moon Ok, Hwa Ja, Yeon Sil dan sipir Na Young ikut merayakan ulang tahun Min Woo. Mereka membuat acara tiup lilin untuk Min Woo.

Mereka lalu mengurutkan benda2 mainan didepan Min Woo dan meminta min woo memilih. (kayaknya tradisi disana kalo anak umur satu tahun disuruh milih mainan yang bakalan mencerminkan jadi apa dia nanti). Jeong Hye menyemangati Min woo untuk mengambil pensil (biar jadi orang kantoran), tapi min woo malah mengambil...borgol. mereka bengong (hahaha). Jeong Hye menggendong Min woo dan menenangkan Hwa Ja dan Yeon Sil yang memarahi Na Young karena meletakkan borgol diatas meja (na young ga bisa buat apa2.hehe). Moon Ok mengatakan dewasa nanti Min Woo pasti akan jadi anak yang baik. Na Young mengambil kamera dan memotret ke 4 narapidana dan min woo. Di ujung lorong Ka.Sipir Bang lewat dan melihat cahaya kamera dan suara tawa. Ia langsung menuju sel Moon Ok. Ka.Sipir Bang marah dan merobek foto ultah min woo. Ia juga marah pada Na young karena malah berada diantara mereka, bukan melarang acara seperti ini (padahal keliatan banget Na Young udah akrab sama mereka). Na Young manut2 aja dimarahi gitu.

Malamnya, Moon Ok menulis surat sementara Jeong Hye menyambung foto yang robek sambil ngedumel tentang Ka.Sipir Bang (KS Bang for short, okey). Min woo menangis, Jeong Hye berusaha nenangin Min Woo tapi ga berhasil. Moon Ok menggendong Min Woo dan menyanyikan lagu (tentang ibu dan bunga2 gitu). Min Woo tenang dan tertidur di gendongan Moon Ok.

Paginya, di aula penjara, semua narapida
na melihat sekelompok paduan suara menyanyi untuk mereka. Jeong Hye terenyuh mendengar suara mereka. Saat lagu berakhir Jeong Hye tepuk tangan dengan kuat, begitu juga min woo. Didalam sel, Na Young datang dan memberi surat untuk Yeon Sil dari pacarnya. Hwa Ja mengganggu Yeon Sil yang sumringah dan bilang, pacar Yeon Sil belum tau keadaan Yeon Sil yang sekarang sudah gemuk. Dia pasti lari begitu melihatmu, katanya. Namun Yeon Sil masih berbunga2 (hehehe). Na Young juga bilang bahwa suami Hwa Ja datang dan membawa boneka. Sebenarnya tidak boleh memberikan barang kepada napi, karena itu aku membawanya diam2 kata Na Young (bener deh, ni sipir gada kapok2nya kena marah KS Bang). Moon Ok menatap Na Young dengan pandangan bertanya. Na Young hanya menggeleng. Moon Ok tersenyum lagi dan kembali menulis.
Siangnya dihalaman penjara, Jeong Hye curhat sama Moon Ok kalo Min Woo selalu nangis kalo dia nyanyi. Ga mun
gkin, kata Moon Ok. Liat ni ya, kata Jeong Hye kemudian menyanyi, min woo yang ada didepan mereka langsung nangis dan menutup telinganya dan diam saat Jeong Hye berhenti nyanyi (diez juga jadi napas lagi begitu dia brenti nyanyi.hehehe). Moon Ok yang melihat itu hanya tertawa. Malamnya Moon Ok mencoba memakai telepon umum dan menelepon seseorang (anaknya). Setelah diangkat, Moon Ok bilang kalo ini ibu. Tapi cewek diujung telepon bilang salah sambung dan matiin telponnya. Moon Ok bersedih.

Esok paginya mereka kedatangan teman kamar baru. Namanya Yumi. Hwa Ja dan Yeon Sil langsung ‘pendekatan’ s
ama Yumi. Tapi Yumi dengan tegas langsung bilang jangan ganggu aku. Hwa Ja dan Yeon Sil langsung menjauh sambil merepet. Min woo mendekati Yumi dan mencoba memeluk Yumi (cara perkenalan yang baik dibanding bibi2nya). Tapi Yumi malah mendorong Min Woo. Jeong Hye marah dan kemudian berkelahi dengan Yumi. Yumi langsung dibawa ke sel terpisah. Kemudian Yumi histeris dan membenturkan kepalanya ke dinding.

Na Young minta pada Moon Ok (sebagai yang tertua dikamar) untuk bisa akrab dengan Yumi. Yumi masih trauma dengan yang dialaminya, kata Na Young. Ternyata ayah angkat Yumi dulu berusaha memperkosanya dan tak sengaja terbunuh saat Yumi menendang dan memukul kepala ayah angkatnya itu. Ibunya yang kemudian melihat ayah angkat Yumi mati marah dan sambil memukul Yumi berteriak kenapa Yumi membunuh orang yang sudah merawat dan menjaga mereka. Saat kembali ke sel, Moon Ok dkk lagi asik makan semangka yang dipotong pake benang (kreatif, ga boleh pake pisau benang pun jadi. Pokoke have fun). Yumi masuk dengan perban melilit di kepala. Dengan cuek Yumi kembali duduk sendiri. Min woo langsung datang dan meluk kepala Yumi (lagi). Namun kali ini Yumi cuek.

Semua napi melihat paduan suara lagi. Reaksi Jeong Hye dan Min Woo masih sama. Bertepuk tangan dengan keras. Moon Ok melirik Yumi yang cuek aja. Moon Ok cerita tentang Yumi sama Jeong Hye dibangku taman. Yumi duduk dibangku lain dan dihampiri min woo yang (lagi2) meluk kepala Yumi. Segerombolan napi datang dan mengganggu yumi. Yumi cuek, tapi Min Woo dengan sigap ada didepan Yumi. Napi itu mendorong Min Woo sampai min woo nangis. Yumi kali ini bereaksi dan menghajar mereka. Hwa Ja dan Yeon Sil datang dan ikutan berkelahi (ala cewek. Suara teriakannya kuat plus tarik2an rambut). Jeong Hye membawa Min Woo dari area perkelahian itu. Yumi kembali dibawa sel terpisah. Kali ini agak lama. Soalnya dia udah 2x buat perkelahian.
Esoknya cuaca cerah dan seperti biasa ke 4 teman kamar itu jalan siang keliling halaman (hedeehhh) dan kepala penjara lewat. Ia menyapa Min woo dan main2 dengan Min Woo, KS Bang meli
hat dengan tatapan tak setuju. Jeong Hye dibawa kekantor dan ngobrol2 dengan kepala penjara (kayaknya orangnya baik). Dia nanya gimana kabar Min Woo trus Jeong Hye ada kebutuhan apa tinggal bilang sama dia. Jeong Hye bilang dia pengen jalan2 sama Min Woo diluar (nah lo...). KS Bang melotot, kepala penjara bengong. Jeong Hye bilang, gini aja pak. Saya akan buat paduan suara napi. Kalo saya berhasil saya boleh jalan2 sama min woo yaa... mata KS Bang makin lebar (hehehe). Paduan suara? Tanya kepala penjara. Iya pak. Jadi kita ga perlu undang paduan suara dari luar buat menghibur napi. Sekalian biar napi punya kegiatan. Kata Jeong Hye. Kepala penjara setuju. KS Bang udah mau ngamuk. Na Young senyum aja.

Hari itu Jeong Hye langsung buat post
er buat audisi anggota paduan suara. Dia sibuk ajak semua napi. Na Young bingung. Siapa yang bakalan mimpin padus (paduan suara) mereka. Jeong Hye bilang Na Young aja. Tapi Na Young bilang ga mungkin dia. KS Bang bisa ngamuk. Dia Cuma bisa ngawasin mereka aja. Disaat mereka bingung, mereka mendengar suara dentingan piano dari aula. Mereka ngeliat Moon Ok lagi main piano dengan merdunya. Kedua duduk dan terdiam. Moon Ok teringat saat dia menjadi pengajar disalah satu perguruan kesenian. Dia mempunyai teman akrab yang miskin. Moon Ok muda melihat sepatu temannya yang lusuh trus bilang ntar kita beli sepatu baru untukmu ya. Temannya pun kegirangan. Ketika pulang menjemput anaknya dari sekolah, Moon Ok mendengar suara suaminya dengan suara perempuan. Anak perempuannya menendang sepatu asing dirumah mereka. Ternyata itu sepatu temannya. Moon Ok mengikuti suaminya dengan temannya yang ada fair. Dia lalu menabrak keduanya sampai meninggal. Permainan piano selesai. Na Young dan Jeong Hye bertepuk tangan. Mereka meminta Moon Ok untuk menjadi pemimpin padus. Awalnya Moon Ok menolak tapi akhirnya luluh.
Audisi dimulai. Napi yang pengen gabung disuruh nyanyi satu2 untuk kemudian ditentuin masuk ke suara apa oleh Moon Ok. Jeong Hye yang lagi gendong Min Woo yang tidur dipaksa nyoba sama Moon Ok. Dengan cuek Jeong Hye nitipin Min Woo ke KS Bang y
ang gelagapan (hehe). Baru nyanyi satu baris Min Woo udah terbangun dan nangis. KS Bang ga tau mau gimana. Lalu Moon Ok bilang kalo Jeong Hye masuk ke sopran. Audisi selesai. Jeong Hye laporan ke kepala penjara kalo padus napi udah dibentuk. Saat akan balik ke sel, Jeong Hye ndenger ada yang nyanyi dari sel paling ujung. Dia Tanya ke sipir, siapa disitu. Itu ruang hukuman, Yumi disana, katanya. Moon Ok khawatir karena padus mereka ga seimbang antara alto, mezzo dan sopran. Jeong Hye lalu bilang ajak Yumi aja. Suaranya bagus. Hwa Ja dan Yeon Sil ga percaya. Jeong Hye minta Moon Ok untuk ngebujuk Yumi. Moon Ok mau.

Di aula Moon Ok ngajak Yumi ngobrol. Na Young sama Jeong Hye ngintip. Tapi belum apa2, Yumi udah bilang dia ga tertarik buat ikut padus. Moon Ok bilang, kita cerita2 aja disini. Tapi Yu
mi marah dan mulai menghina Moon Ok sebagai wanita tua yang udah mau dihukum mati tapi tetep aja ikut campur urusan orang. Moon Ok marah. Dia bilang dia udah nganggap semua yang disini keluarga, bukan ikut campur. Moon Ok pun pergi. Jeong Hye dan Na Young terdiam liat mereka.

Dalam sel, Jeong Hye manggil2 Na Young, ternyata Min woo sakit. Na Young akan membawa Min Woo ke puskes
mas terdekat. Jeong Hye pengen ikut tapi ga boleh. Peraturannya gitu, kata Na Young. Jeong Hye maksa dan bilang borgol aja aku. Na Young akhirnya membawa Min Woo dan Jeong Hye yang diborgol. Di Puskesmas, semua orang ngeliatn Jeong Hye yang pake baju napi. Tapi Jeong Hye hanya focus ke Min Woo. Dokter bilang Min Woo gapapa. Cuma demam biasa. Jeong Hye ngompres Min Woo tapi susah karena tangannya diborgol. Na Young membuka borgol Jeong Hye sambil bilang kalo tangan ibu obat yang baik buat anak. Jeong Hye tersenyum pada Na Young (baiknya Na Young ini). Jeong hye merawat Min Woo dan baru sadar kalo Min woo punya tahi lalat ditangan kiri.

Yumi mendapat tamu, tapi dia ga mau ditemui. Ternyata ibunya yang datang, Na Young bilang sama ibunya kal
o Yumi masih ga mau ditemui. Ibunya sedih. Saat ibunya pulang Yumi ngintip dari jendela dan bersedih. Na young datang.

Di aula, Moon Ok dan Jeong Hye ngobrol. Tiba2 datang Na Young yang ngedorong Yumi. Onnie, aku perlu bantuanmu, kata Na Young dan mengajak Jeong Hye keluar aula (padahal pasti ngin
tip tuh). Yumi mendekat trus bilang minta maaf, Moon Ok senyum trus ngajak Yumi main piano bersamanya. Moon Ok bilang mereka semua sama disini. Punya luka masing2 dan merasa sendirian. Moon Ok ditinggal anak2nya sejak masuk penjara dan Yumi harus berpisah dari ibunya. Yumi pun nangis.

Yumi diaudisi dihadapan anggota padus. Mereka semua terpana dengar suara Yumi. Yumi masuk ke alto. Saat latihan napi yang dulu ganggu Yumi berulah, terjadi perkelahian lagi. Untung Na Young sigap melerai hingga ga ketauan ma KS Bang. Moon Ok marah trus ngumpulin mereka. Mereka disuruh duduk membentuk lingkaran trus perkenalan nama asli, nama panggilan, no.napi dan alasan kenapa masuk penjara. Yeon Sil bilang dia masuk penjara gara dituduh bawa kabur uang kantor padahal temannya yang bawa lari, Hwa Ja juga karena kesalahan orang dia yang dituduh. Satu2 mulai cerita, ada yang mencuri, ada yang berkelahi gara2 rebutan cowok, ada yang gara2 kabur dari sekolah, kok bisa Tanya Yeon Sil heran kan Cuma bolos. Ternyata dia kabur sambil menghancurkan pagar sekolah. Hehehe... ada juga nenek2 sebaya Moon Ok yang udah mau keluar penjara beberapa bulan lagi.  Giliran Jeong Hye, dia cerita dia masuk penjara gara ga sengaja mukul suaminya yang hobi KDRT sampe mati. Aku tak sengaja. Aku ga tahan lagi dipukulin sama dia. Padahal aku lagi hamil. Sampe2 aku harus melahirkan dipenjara. Kata Jeong Hye sedih. Min woo tiba2 berdiri dan memeluk kaki ibunya. Jeong Hye tersenyum. Suaminya suka bilang aku anak yatim yang ga tau diri. Tapi disini aku kayak punya keluarga. Terima kasih udah mau nganggap aku dan Min Woo sebagai bagian keluarga kalian, katanya. Semua terdiam dan menangis.

Jeong Hye dan Yumi mulai akrab. Jeong Hye minta diajarin nyanyi sama Yumi. Mereka latihan keras. Sampai suatu malam, Min Woo nangis. Semua ngumpul (kecuali Na Yong) dan ngeliat saat Jeong Hye nyanyi (lagunya msaih tentang ibu dan bunga2) dan sampai satu bait, Min Woo tertidur. Semua girang tanpa suara (min woo dah tidur). Yumi senang dan mulai akrab juga sama Hwa Ja dan Yeon Sil. besok mereka akan tampil perdana dihadapan semua napi.

Sinopsis Harmony (part 2)

Pertunjukan padus mereka dimulai. Pada acara perdana ini kepala penjara pusat juga datang. Kepala penjara mereka jadi gugup. KS Bang udah gelisah. Napi lain masih cuek. Moon Ok maju sebagai konduktor dan member tanda mulai pada Na Young yang main piano. Mereka membawa lagu ceria dan berhasil membuat semua napi bergembira dan bertepuk tangan. Kepala penjara pusat juga senang. Kepala penjara mereka senang, semua senang, kecuali KS Bang.

Jeong Hye dipanggil ke kantor, kepala penjara bilang dia dan Min woo boleh keluar, tapi dengan syarat min woo ga boleh balik ke penjara. Bagaimana pun, dia tidak bisa tumbuh di penjara, tidak baik untuknya, kata kepala penjara. Titipkan dia pa
da saudara atau ke tempat penampungan anak, kata kepala penjara dengan sedih dan meninggalkan Jeong Hye yang terdiam. Na Young mendengar itu dan sedih. Semua ga rela min woo pergi. Kau kan ga punya saudara, masa harus menitipkan Min Woo pada orang asing, kata Moon Ok ga setuju. Tapi kepala penjara benar. Aku ga bisa membesarkan Min Woo ditempat seperti ini, kata Jeong Hye.

Jeong Hye keluar dari penjara ditemani Na Young dan melihat Min Woo yang senang bisa main2 diluar. Ditempat penampungan anak, Jeong Hye menitipkan album foto ia dan Min Woo. Tolong katakan pada ibu asuhnya mengenai aku dan Min Woo yang sebenarnya, katanya. Petugas itu mengangguk. Jeong Hye menatap Min Woo dari jendela untuk yang terakhir kalinya (hikss) Na Young bertan
ya, onnie, gapapa? Jeong Hye ngangguk lemah. Saat berjalan keluar mereka berpapasan dengan seseorang. Namun keduanya masih begitu sedih. Tiba2 Jeong Hye berbalik dan kemudian Min Woo menangis sambil ditenangkan seorang wanita, calon ibu Min Woo. Na Young terdiam. Jeong Hye melihat keduanya dari jauh.

Saat latihan, semua tidak semangat. Semua merasa kehilangan Min Woo. Na Young juga main piano dengan lesu. Moon Ok pura2 marah dan bilang, hey...apa2an kalian. Kenapa bernyanyi seperti itu memangnya ada yang mau mati, katanya semua tertawa tertahan. Moon Ok menyuruh Na Young untuk memberitahu mereka cara bernyanyi yang benar. Na Young kaget. Aku? Tanyanya. Semua tiba2 bersemangat, ayo Na Young, nyanyi, nyanyi, nyanyi. Pinta mereka. Na young berdiri dan mengambil napas, lalu bernyanyi dengan serius. Tiba2 ia berputar2 dan menari. Semua jadi girang. Jeong hye yang masih bersedih berusaha tersenyum walau ia tidak ikut menari.

4 tahun berlalu.......

Teman sebaya Moon Ok keluar dari penjara. Yumi masih tidak mau menemui ibunya. Sementara Jeong Hye dan Hwa Ja (yang ternyata punya 2 anak) kangen sama anak mereka. Begitu juga Moon Ok.

Saat latihan, Na Young datang terburu2 dan member tahu, kepala penjara pusat bangga dengan padus napi dan memin
ta padus napi untuk ikut dalam acara padus nasional saat tahun baru. Semua kaget mendengarnya. Tak hanya itu, kata Na Young, kalian boleh mengundang dan bertemu keluarga kalian pada malam itu. Semua napi bersorak.

Dikamar, Hwa Ja memegang boneka dari anak2nya dan berkata bagaimana kalo nanti mereka ga kenal lagi sama aku.
Atau malah ga mau datang. Tapi Yeon Sil menghibur dan bilang ga mungkin anak lupa sama ibunya. Moon Ok mendengar dan terdiam. Dia sedih ingat putrinya yang ga mau nemuin dia. Malamnya Jeong Hye terbangun dan memandangi baju Min Woo saat ultahnya dulu. Jeong Hye menangis. Yeon Sil minta Na Young untuk mengeposkan undangan untuk pacar Yeon Sil.

Ibu Yumi datang, tapi tetap tidak bertemu Yumi. Ditengah jalan, Na Young berlari dan menemui Ibu Yumi. Na Young menjelaskan kalo Yumi baik2 saja dan ikut dalam padus napi. Mereka akan tampil tahun baru nanti. Ini undangannya kata Na Young. Ibu Yumi berterima kasih padanya.

Na Young mengeposkan surat Yeon Sil. Kemudian mendatangi rumah anak Moon Ok. Namun anaknya tidak memperbolehkan Na Yeong masuk. Na Young berkata dari luar, datanglah menemui ibumu. Mungkin ini kesempatan terakhir untuk kalian berbaikan, kata Na yong dan menyelipkan undangan di pintu rumah.

Saatnya berangkat. Semua napi terpana sa
at berada diluar tahanan. Wah...sudah banyak gedung tinggi kata mereka. Na Young memberikan hadiah pada Moon Ok. Ternyata tongkat conduct yang baru. Semoga berhasil, kata Na Young. Moon Ok mengucapkan terima kasih. KS Bang melihat dengan muka juteknya. Setelah sampai semua berbaris dan memasuki gedung. KS Bang berkata bahwa mereka sulit mendapat kesempatan seperti ini. Jadi jangan sampai membuat masalah. Sementara diaula gedung teman sebaya Moon Ok datang dan bersemangat melihat penampilan teman sepenjaranya dulu. Ada juga pacar Yeon Sil, Ibu Yumi, dan anak laki2 Moon Ok.

Di dalam gedung Jeong Hye mendengar teriakan anak2 yang memanggil nama Min Woo. Refleks, Jeong Hye mengejar anak itu. Saat melihat tangan kiri anak itu Jeong Hye tidak menemukan tahi lalat seperti ditangan Min Woo. Jeong Hye kembali ke ruang make-up mereka dan mendapat pelototan dari KS Bang. Kemana saja kau? Katanya. Dari kamar mandi kata Jeong Hye.

Semua napi nervous dan hendak kekamar mandi. Mereka dikawal Na Young dan penjaga lain. Seorang ibu kaya kaget melihat mereka dan bergegas keluar kamar mandi dan melupakan cincin
yan dilepasnya. Saat akan tampilserombongan pengawal mencegat mereka dan berkata bahwa ada yang kehilangan cincin saat mereka dikamar mandi. Para napi berkata tidak ada yang mengambil cincin. Na Young juga membela mereka tapi ditahan. Para napi disuruh keluar dan digeledah. Saat cincin tidak ditemukan para pengawal tidak mau melepas para tahanan. Na Young bertengkar dengan kepala pengawal itu. Kepala penjara mereka kaget saat diumumkan padus napi harmony tidak bisa tampil. Ibu yumi, suami hwa ja, pacar yeon sil, semua kecewa.

KS Bang datang melapor mengenai apa yang terjadi. Kepala penjara marah dan mendatangi mereka. Kepala penjara adu mulut dengan kepala pengawal. Na young terdiam shock disamping KS Bang. Masalah diselesaikan. Namun para napi hilang semangatnya. KS Bang masuk d
an melihat mereka kemudian teriak, apa2an kalian, 10 menit lagi kalian tampil. Ayo bersiap. Semua napi kaget. Bukankah mereka tidak jadi tampil. KS Bang tersenyum dan marah lagi, ayo cepat ganti baju. Sudah ku bilang kalian jangan buat gara2. Cepat, katanya. Na Young tersenyum pada KS Bang dan membantu semua sipir bersiap-siap.

Di podium MC mengumumkan sebentar l
agi kita akan melihat padus napi harmony. Semua napi masuk ke atas panggung. Masing2 napi njelalatan nyari keluarga mereka. Moon Ok melihat anak laki2nya memberinya semangat. Mereka mulai bernyanyi dan membuat seisi gedung berdecak kagum. Selesai bernyanyi, lampu yang tadi padam hidup lagi. Tiba2 serombongan padus anak2 datang dari tangga dan bernyanyi. Masing2 anak menggandeng seorang napi. Jeong Hye menggenggam tangan seorang anak dan melihat tahi lalat ditangan kirinya. Jeong Hye hampir menangis. Dengan matanya ia menatap Moon Ok. Moon Ok tersenyum melihat mereka. Bersama-sama mereka bernyanyi dan menutup acara. Teman sebaya dan anak laki2 Moon Ok, ibu yumi, suami dan anak2 Hwa Ja serta lainnya memberikan standing applause. KS Bang tersenyum senang dibalik panggung.

Diluar aula, Hwa Ja bertemu dengan suami dan anak2nya. Yeon sil bertemu pacarnya. Na Young memberikan bunga pada Yumi. Dari ibumu, katanya. Yumi mengambil bunga itu dan berlari mengejar ibunya. Na Young melihat Moon Ok memeluk anak laki2nya yang berkata, maafkan aku ibu, aku tidak bisa membawa kakak. Moon ok berkata t
idak apa2. Aku senang kau datang. Terima kasih dan maafkan ibu. Keduanya berpelukan sambil menangis tanpa menyadari anak perempuan Moon Ok melihat mereka dibalik tembok dan ikut menangis.

Yumi berhasil mengejar ibunya. Tunggu, katanya. Cuma ini. Kau belum mengucapkan selamat tahun baru. Selamat tahun baru ibu, kata Yumi yang kemudian memeluk ibunya. Maafkan aku,
kata Yumi kemudian menangis. Ibu Yumi memeluknya dan berkata tidak apa2. Maafkan ibu juga.

Sementara Jeong Hye berkenalan dengan anak tadi yang datang bersama ibunya. Jadi namamu Joon ya? Tanya Jeong Hye. Ibunya menjawab, maaf aku mengganti namanya. Tidak apa2 kata Jeong Hye. Joon, suaramu bagus sekali. Oh ya, Joon tolong peluk aku ya.
Joon memandang ibunya dan berkata, bu, aku boleh memeluk bibi ini. Jeong hye terperangah dan sedih. Boleh, kata ibu Joon. Jeong Hye memeluk Joon dengan erat. Sebelum pulang ibu Joon memberikan bingkisan kepada Jeong Hye. Joon pamit dan berkata, selamat tahun baru bi. Sampai jumpa. Jeong Hye melambaikan tangannya pada Joon. Dari jauh Joon menatap Jeong Hye.

Esok paginya, Na Young terlambat datang rapat dan mengendap-endap. Tapi ketauan sama kepala penjara. Kepala penjara pusat yang datang menutup rapat dan mengatakan agar mereka segera melaksanakannya. Na young yang terlambat bingung. KS Bang menatap Na Young dan mengajaknya pergi.


KS Bang dan Na Young mengajak Moon Ok untuk kerumah anaknya. Dirumahnya, anak perempuan Moon Ok minta maaf atas segala sikapnya selama ini dan menangis. Moon Ok dan kedua anaknya makan bersama. Sementara KS Bang dan Na Young berjaga diluar rumah. Malamnya Moon Ok diperbolehkan menginap satu malam.
Moon Ok reuni dengan anak2nya.

Esoknya dipenjara kepala penjara menggelar rapat kembali. Segera laksanakan, perintahnya pada KS Bang lalu pergi. KS Bang mengangguk lemah. Na Young memegang lengan KS Bang. Jangan...katanya. ku mohon jangan, kata Na Young sambil terisak-isak. KS Bang memeluk Na Young dan bersedih.


Didepan sel Jeong Hye, KS Bang menyuruh Na Young masuk. Na Young masuk dan disapa oleh yang lain. Ada apa, Tanya mereka. Na Young berkata ia akan mengajak Moon Ok pergi. Mereka menganggu Na Young dan Moon Ok. Kenapa hanya mengajak Moon Ok saja, kau pilih kasih sekarang ya, kata Hwa Ja. Moon Ok yan
g sedang menulis not lagu tersenyum. Memangnya mau kemana? Kan kemarin udah pergi, kata Yeon Sil. Ke penjara pusat, jawab Na Young pelan. Hwa Ja terkekeh. Kemarin membawanya kerumah, sekarang ke penjara pusat. Seperti mau melakukan eksekusi saja. (membawa napi pulang sebelum dieksekusi).

Tiba2 semua terdiam. Mereka ingat kalo Moon Ok memang dihukum eksekusi. Moon Ok kaget. Dia menatap Na Young yang hampir menangis. Kemudian Moon Ok menyusun barang2 di mejanya. Aku pergi dulu katanya. Semua terdiam. Tiba2 Jeong Hye memeluk Moon Ok. Jangan pergi, kata Jeong Hye. Jangan pergi...ibu, katanya. Semua menangis. Yumi ikutan memeluk Moon Ok. Disusul oleh Hwa Ja dan Yeon Sil. Tidak apa2, kata Moon Ok. Kalian baik2lah, katanya lagi. Moon Ok keluar dari sel. Dia mengangkat tangannya untuk diborgol. Tapi KS Bang tersenyum sedih dan menggandengnya keluar. Moon Ok menggandeng tangan KS Bang dan Na Young dengan erat. Na Young udah hampir nangis lagi. Moon Ok melihat kedalam sel melalui jendela. Dia melihat semua menangis. Jeong Hye terdiam lalu bernyanyi (lagi2 lagu tentang ibu dan bunga yang biasa moon ok nyanyikan unuk min woo). Yumi dan lainnya ikut bernyanyi.
Seperti di komando semua napi dari dalam sel menyanyi untuk Moon Ok. Moon Ok melihat semua sel lalu tersenyum pada KS Bang dan Na Young. Di ujung lorong, dengan iringan nyanyian para napi, Moon Ok memandang sel penjara, untuk terakhir kalinya...